Sukses Kaya Dengan Menghilangkan Mental Block


MEMANFAATKAN SEFT untuk MENGHILANGKAN MENTAL BLOCK

Sukses Kaya Dengan Menghilangkan Mental Block.

Sebelum terlalu jauh untuk memanfaatkan SEFT di aplikasikan dalam menghilangkan Mental Block silahkan pelajari terlebih dahulu apa itu SEFT silahkan klik apa itu SEFT?



Mari kita mulai ya.. materi ini saya dapatkan dalam pelatihan di Buliding The Dream angkatan 99 oleh dr sigit Setyawadi SpOg. Semoga ilmu ini jadi amal jariyah dan memberikan manfaat untuk semua.
jadi disini akan kita bahas teknik  Rahasia Menghilangkan Mental Block dengan menggunakan metode SEFT.
Mari kita mulai ya..

Sudah sangat terbukti bahwa mental block bidang kekayaan merupakan penghambat utama seseorang untuk bisa kaya. Mereka oleh Adi W Gunawan disebut sebagai orang yang memiliki pola pikir miskin dan akan jatuh dalam salah satu dari 2 kondisi dibawah ini : 
  1. Sudah bekerja keras bertahun tahun penghasilannya segitu gitu saja (miskin tipe 1), atau 
  2. Sudah berpenghasilan besar bertahun tahun tabungannya segitu gitu saja (miskin tipe 2). 

Jika seorang pemilik pola pikir kaya menerima uang, yang terpikirkan adalah :
”Bagaimana caranya agar uang ini menjadi berlipat dan tambah banyak ?”.

Sebaliknya, mereka yang memiliki pola pikir miskin akan berpikir  :
”Mau saya belikan apa ya uang ini ?”.

Tiba tiba saja muncul ide cemerkang untuk mengganti lantai, ngecat rumah, menambah kamar, beli mobil baru, mengganti lantai, mengganti genteng, nambah isteri dan lain lain. 

Maksimal uangnya akan disimpan atau ditabung yang suatu saat akan habis juga karena ide ide tersebut. Mereka khawatir jika melakukan investasi ini itu. Pikiran jeleknya muncul, jangan jangan nanti gagal lagi karena pengalaman yang dulu gagal. 

Berbeda dengan mereka yang memiliki pola pikir miskin, orang yang memiliki pola pikir kaya tidak peduli dengan kegagalan investasi atau bisnis di masa lalu. Dia akan terus berusaha membuat uangnya bertambah banyak dengan investasi dan berbisnis. Terus belajar dari kegagalan kegagalannya. 

Sebenarnya dasar dari pola pikir miskin adalah dorongan bawah sadar untuk terus bekerja keras. Program pikiran kerja keras inilah yang mendorong kita untuk terus menghabiskan berapapun uang yang diperoleh. Jika uangnya habis atau memiliki hutang, maka kita akan terdorong untuk bekerja lebih keras. Sebaliknya, jika memiliki uang banyak, seringkali malas bekerja keras. Jadi pikiran bawah sadar kita gagal mendorong kerja keras. 

Program pikiran kerja keras ini berasal dari nasehat nasehat orang tua dan lingkungan yang sangat menghargai orang yang bekerja keras dan menghina orang yang menganggur. Sayangnya, yang mereka hargai adalah bekerja keras mencari uang, bukan bekerja keras membangun aset. Karena memang di sekitar mereka tidak ada orang yang bekerja keras membangun aset, itu hanya ada di kelompok yang 5%. 

Apa Itu Cerdas Financial


Selain program bawah sadar yang tidak mendukung, masih ditambah lagi dengan pikiran sadar yang memiliki kecerdasan finansial yang rendah. Kita disebut cerdas finansial jika  : 
  1. Bisa membedakanset dan beban.
  2. Memahami cashflow, bisa membedakan cashflow orang miskin, kelas menengah dan cashflow orang kaya. 
  3. Tahu mengenai cara menggunakan uang yang benar, antara peminjam, penabung dan investor, .
  4.  Tahu membedakan penghasilan aktif  (uang yang salah) dengan penghasilan pasif atau uang yang benar. .
  5.  Mengetahui definisi kaya dan miskin.



Kebanyakan orang tidak mengerti bahwa program bawah sadarnya sebenarnya membenci uang dan kaya. Ini hanya nampak dari self talk spontannya yang membenci keduanya, meskipun dalam kesehariannya, mereka mengejar keduanya yaitu bekerja keras mencari uang.
Antara yang dilakukan dengan yang diucapkan itu berbeda. 

Mereka bekerja keras mencari uang, setiap hari jungkir balik dan tega meninggalkan keluarga demi uang, tetapi ketika dikatakan “mengejar uang”, mereka marah. 

Ketika seseorang membahas uang, mereka berkomentar :”Kok uang terus yang dibahas ?”. 

Ketika membicarakan tentang kaya dan sebagainya, sering berkomentar sinis :”Apa tujuan hidup kita itu untuk menjadi kaya?”. Dan berbagai komentar miring tentang uang dan kaya. 

Tetapi ketika diminta berhenti mencari uang, mereka juga tidak bisa karena butuh uang dan (sebenarnya) ingin kaya. Itulah kebanyakan manusia, mereka bingung harus bersikap bagaimana ketika berhubungan dengan uang dan kaya. Mereka butuh uang dan ingin kaya, tetapi bawah sadarnya benci uang karena ajaran ajaran yang salah mengenai uang dan kaya. Robert T Kiyosaki mengatakan bahwa 
manusia itu makhluk yang sangat kompleks. Mereka suka membeli barang barang yang SEBENARNYA tidak mereka butuhkan. Barang barang itu dibeli untuk ditunjukkan kepada mereka yang SEBENARNYA tidak peduli. Dan barang barang itu dibeli dengan uang yang SEBENARNYA belum mereka peroleh. 

Ajaran ajaran yang salah tentang uang dan kaya itu biasanya didasarkan kepada penafsiran yang salah atau keliru tentang nasehat nasehat di kitab kitab lama. Atau penafsiran yang keliru dari apa yang kita lihat dan dengar di masa kecil kita. Karena sebagian besar pikiran bawah sadar kita fondasinya berasal dari masa usia dibawah 7 tahun.  

Nasehat yang sebenarnya bertujuan agar kita selalu bersyukur meskipun dalam kondisi miskin, ditangkap secara salah sebagai miskin itu lebih mulia dibanding kaya. 

Misalnya ada yang mengeluh bahwa dia miskin, sering diberi nasehat seperti : 

1. Nabi Muhammad juga pernah miskin dan kelaparan. Yang lupa dikatakan adalah itu sifatnya sementara saja. Nabi itu sebenarnya kaya raya.   
2. Bersyukurlah menjadi orang miskin karena orang kaya itu dihisabnya lebih lama. 
3. Lebih mudah memasukkan onta ke lobang jarum dibandingkan memasukkan orang kaya ke dalam surga. 

Saat kita kecil melihat ayah dan ibu bertengkar tentang uang, ayah dan kakaknya bertengkar soal warisan, maka kita memberi kesimpulan salah bahwa mereka bertengkar karena uang. Padahal mereka bertengkar justru karena tidak memiliki uang. 

Hal hal semacam itulah yang kemudian menjadi mental block dan sangat menghambat proses kita menjadi kaya, yaitu memiliki penghasilan pasif yang lebih besar dari biaya hidup kita. 

Dalam memilih bisnis dan investasipun kita sering keliru karena kombinasi dua faktor yaitu pikiran sadar yang menginginkan bisnis yang bekerja langsung mendapat uang, dan pikiran bawah sadar yang ingin agar kita bekerja keras terus. 

Maka dipilihlah bisnis yang nampak bagus karena sepertinya akan mendapat uang besar, tetapi sebenarnya dibalik itu ada tipu tipu. Karena itu mereka sangat mudah terjebak oleh investasi abal abal, money game dan MLM kuadran kiri. Sebaliknya mereka sangat tidak menyukai bahkan membenci bisnis kuadran kanan. 

Karena bisnis ini sifatnya membangun aset sehingga ketika kita bekerja tidak langsung memberi uang dan ini tidak disukai oleh pikiran sadar yang tidak cerdas finansial. 
Ditambah lagi bisnis ini bisa memberikan penghasilan pasif yang tentu saja tidak disukai oleh pikiran bawah sadar. 

Kedua pikiran kita tidak menyukainya, maka klop sudah. Mungkin sesaat ingin mengerjakan bisnis kuadran kanan, tetapi baru memulai sudah berhenti karena dorongan pikiran bawah sadar. SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) dapat digunakan untuk menghilangkan mental block yang menghambat proses kita untuk menjadi kaya. 

 
Untuk menghilangkan mental block itu. Saran saya untuk amannya lakukan SEFT pada semua mental block dibawah ini. 
Lakukan SEFT satu persatu untuk menghilangkannya.  dengan set up yang memiliki pola :
”Ya Allah/Tuhan/ Gusti, meskipun saya . . . . . karena . . . . tetapi saya ikhlas. Saya pasrahkan semuanya kepadamu”. 
Isi dari . . . . . karena . . . . .  itu adalah : 
1. Saya takut menjadi kaya karena khawatir orang kaya dihisab lebih lama. 
2. Saya takut menjadi kaya karena khawatir orang kaya masuk neraka. 
3. Saya membenci uang karena percaya uang tidak dibawa mati. 
4. Saya membenci uang karena percaya uang sumber segala kejahatan 
5. Saya membenci uang karena percaya uang penyebab pertengkaran keluarga 
6. Saya takut menjadi kaya karena untuk menjadi kaya harus kerja keras. 
7. Saya takut menjadi kaya karena percaya orang kaya itu pelit 
8. Saya takut menjadi kaya karena percaya orang kaya itu suka memanfaatkan orang lain 
9. Saya membenci uang karena percaya uang tidak bisa membeli cinta. 
10. Saya takut menjadi kaya karena khawatir tidak meneladani nabi saya 
11. Saya membenci uang karena percaya bahwa uang bukan segalanya 
12. Saya takut menjadi kaya karena  orang kaya itu penindas. 
13. Saya membenci uang karena percaya uang menyebabkan putusnya persaudaraan. 
14. Saya takut menjadi kaya karena kata orang saya ini tidak memiliki hoki. 
15. Saya takut menjadi kaya karena kata orang saya ini memiliki bakat miskin atau balung kere. 
16. Saya takut menjadi kaya karena  saya merasa tidak mungkin bisa kaya 
17. Saya takut menjadi kaya karena merasa sudah terlalu tua untuk memulai. 

Coba diingat ingat lagi, barangkali masih ada kepercayaan yang salah tentang uang dan kekayaan yang pernah Anda dengar. Jika ada, langsung saja dilakukan SEFT atau EFT.
Semoga bermanfaat

0 Response to "Sukses Kaya Dengan Menghilangkan Mental Block "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel